Isolir Otomatis¶
Isolir = memutus akses internet pelanggan yang belum bayar tagihan setelah jatuh tempo + grace period. TB Radius support isolir otomatis via cron — Anda tidak perlu manual cek dan suspend satu per satu.
Cara Kerja¶
[Cron isolir-overdue jalan tiap 02:00 WIB]
↓
[Loop: cari pelanggan dengan invoice overdue > grace period]
↓
[Untuk setiap pelanggan:]
├── Update status: Active → Isolated
├── Kirim RADIUS PoD (putus sesi aktif)
├── Move ke "isolir profile" di RADIUS (block internet, redirect ke landing)
├── Kirim WhatsApp notification (kalau enabled)
└── Log audit trail
↓
[Pelanggan connect → redirect ke landing page isolir]
↓
[Landing page tampil: total tagihan + link bayar]
↓
[Pelanggan bayar → invoice paid → auto-reaktivasi]
Konfigurasi¶
Setting Utama¶
Akses di Settings → Isolir Rules:
| Setting | Default | Penjelasan |
|---|---|---|
| Enabled | ON | Aktifkan auto-isolir |
| Grace Period | 1 hari | Berapa hari setelah due tanpa bayar sebelum isolir |
| Cron Schedule | 02:00 WIB harian | Jam isolir cron jalan |
| Auto-Reaktivasi | ON | Setelah bayar, otomatis kembali Active |
| Reaktivasi Delay | 5 menit | Delay setelah payment confirmed sebelum unisolir |
| Notif WhatsApp | ON | Kirim WA "akun diisolir" + cara reaktivasi |
| Notif Pre-Isolir | ON | Reminder "akan isolir besok" |
Landing Page Isolir¶
Saat pelanggan terisolir connect WiFi, browser redirect ke landing page TB Radius (default: isolir.tbradius.com).
Landing page menampilkan:
- Logo brand tenant
- Pesan "Akun Anda diisolir karena ada tagihan tertunggak"
- Total tagihan
- Tombol "Bayar Sekarang" (link ke portal/PG)
- Kontak support (WhatsApp)
Custom landing page:
- Default = generic TB Radius (dengan branding tenant)
- Self-host = tenant deploy starter package di domain sendiri (mis.
isolir.akbarnet.id) - Detail self-host: lihat panduan Settings → Isolir → Custom Landing
Pengecualian (Whitelist)¶
Beberapa pelanggan bisa di-whitelist supaya tidak ke-isolir auto:
- Pelanggan VIP/B2B (grace lebih panjang)
- Pelanggan dalam masa negosiasi pembayaran
- Pelanggan internal (staff Anda)
Set di edit pelanggan → toggle "Skip Auto-Isolir".
Grace Period — Pilih yang Tepat¶
| Grace | Cocok untuk | Risiko |
|---|---|---|
| 0 hari | Strict, B2B enterprise | Pelanggan retail kaget, churn risk tinggi |
| 1 hari | Default, B2C reguler | Balance — pelanggan tahu konsekuensi cepat |
| 3 hari | Lenient, area dengan pelanggan kurang disiplin keuangan | Cashflow Anda tertunda 3 hari |
| 7 hari | Very lenient, komunitas non-formal | Cashflow signifikan tertunda, pelanggan mungkin "menyepelekan" tagihan |
Saran:
- ISP rumahan baru: 3 hari (lenient untuk build trust)
- ISP rumahan established: 1 hari (default)
- ISP B2B: 0-1 hari (strict)
Notifikasi Pre-Isolir¶
Sebelum isolir, kirim warning ke pelanggan:
| Hari | Pesan |
|---|---|
| H+0 due (Overdue 1st day) | "Tagihan jatuh tempo hari ini, mohon segera bayar" |
| H+1 (kalau grace 3 hari) | "Tagihan overdue 1 hari, akan isolir dalam 2 hari" |
| H+grace-1 (sebelum isolir) | "FINAL: tagihan akan isolir BESOK kalau belum bayar" |
Edit template di Settings → Notifikasi → Template Pre-Isolir.
Auto-Reaktivasi setelah Pembayaran¶
Saat pelanggan bayar tagihan tertunggak:
- Payment gateway / admin mark invoice Paid
- Sistem cek: pelanggan dalam status Isolated?
- Kalau ya:
- Update status: Isolated → Active
- Move balik ke RADIUS profile normal
- Kirim WhatsApp konfirmasi "internet sudah aktif kembali"
- Pelanggan reconnect → internet jalan
Default delay: 5 menit setelah payment confirmed. Bisa di-tweak:
- Immediate (0 menit): cepat tapi risiko race condition
- 5 menit: default, aman
- 15-30 menit: kalau payment gateway sering retry/dispute
Best Practices¶
Jangan strict di bulan promo
Saat bulan promo (Ramadhan, akhir tahun), pelanggan sering lupa atau telat bayar karena banyak pengeluaran lain. Pertimbangkan:
- Extend grace period sementara (1 → 3 hari)
- Atau pause auto-isolir untuk 1-2 minggu
Trade-off: cashflow tertunda vs goodwill pelanggan.
Schedule cron di jam yang tepat
Default 02:00 WIB — saat kebanyakan pelanggan tidur. Pertimbangan:
- 02:00: minimal disruption, pelanggan baru sadar pagi
- 08:00: pelanggan baru bangun, langsung notice — bagus untuk urgency
- 18:00: jangan! Pelanggan sedang aktif pakai internet, kena PoD — bikin marah
Saran: 02:00 untuk minimal disruption.
Kirim notif pre-isolir 2-3 kali
Jangan langsung isolir tanpa pre-warning. Pelanggan harus tahu konsekuensi:
- H-3 due: reminder soft
- H-1 due: reminder tegas
- H+0 due: last call
- H+grace-1: "BESOK isolir"
- H+grace: isolir + notif final
Auto-reaktivasi mungkin gagal
Kalau auto-reaktivasi tidak jalan setelah pelanggan bayar:
- Webhook payment gateway belum sampai (delay)
- Cron
reactivate-paidbelum jalan (tunggu siklus berikutnya) - Bug sync RADIUS
Pelanggan akan komplain "udah bayar tapi internet belum aktif". Standby admin untuk manual reaktivasi.
Pelanggan VIP — jangan diisolir tanpa konfirmasi
Pelanggan high-value (mis. korporat, hotel, sekolah) — jangan auto-isolir. Risiko:
- Bisnis mereka terganggu
- Churn ke kompetitor
- Bad PR di komunitas
Whitelist mereka, dan handle collection manual (telepon, kunjungan staff).
Test isolir dengan akun dummy dulu
Sebelum aktifkan auto-isolir di production:
- Bikin pelanggan dummy
- Generate invoice dummy, set due date kemarin
- Run cron isolir manual
- Verify:
- Status pelanggan: Isolated ✅
- Sesi diputus ✅
- Landing page muncul ✅
- WA notif terkirim ✅
- Bayar dummy → verify auto-reaktivasi
- Kalau semua OK, aktifkan untuk pelanggan real
Troubleshooting¶
Auto-isolir tidak jalan
Cek satu per satu:
- Settings → Isolir → Enabled = ON?
- Cron
isolir-overduejalan? Cek Settings → Cron Log - Server timezone benar? Pakai WIB (Asia/Jakarta)
- Pelanggan benar-benar overdue? Cek due date invoice — pastikan sudah lewat grace
- Status pelanggan bukan "Suspended" (yang manual)
Pelanggan diisolir tapi internet masih jalan
Penyebab:
- PoD (Disconnect-Request) gagal — MikroTik tidak terima signal disconnect. Cek log RADIUS
- Pelanggan punya sesi cached di modem — reboot modem
- Pelanggan bypass via tethering HP — anomali, isolir hanya cover koneksi via MikroTik Anda
- RADIUS sync gagal — pelanggan masih punya profile "active" di RADIUS
Landing page isolir tidak muncul
- Pelanggan akses HTTPS langsung (mis. typing
gmail.com) — browser block redirect untuk HTTPS. Solusi: buka URL HTTP (neverssl.com) - DNS resolver pelanggan pakai DoH (DNS over HTTPS) — by-pass DNS override Mikrotik. Hard to fix (modern HP)
- Landing page server down — cek status
isolir.tbradius.com
Pelanggan bayar tapi tidak auto-reaktivasi
Standard troubleshoot:
- Status invoice sudah Paid? Verify dulu
- Settings → Auto Reactivate on Payment = ON?
- Tunggu 5-10 menit (default delay)
- Cek log cron
reactivate-paid - Manual reaktivasi: edit pelanggan → Active
Pelanggan komplain "Kenapa diisolir, padahal saya merasa baru telat sehari?"
Cek:
- Due date invoice — kapan jatuh tempo
- Grace period setting — berapa hari
- Tanggal isolir aktual — pas dengan due + grace?
Kalau memang setting strict (grace 0 hari), edukasi pelanggan untuk bayar lebih awal. Atau tambah grace period.
FAQ¶
Q: Bisa isolir tanpa pre-notif? A: Bisa (matikan notif pre-isolir di Settings), tapi tidak disarankan — pelanggan akan komplain "isolir tanpa pemberitahuan".
Q: Bisa custom grace period per pelanggan? A: Bisa. Edit pelanggan → field "Custom Grace Period" override default. Berguna untuk pelanggan VIP / B2B.
Q: Isolir mempengaruhi sesi yang sudah aktif? A: Iya — sesi aktif diputus paksa via PoD. Pelanggan disconnect, reconnect → diarahkan ke landing isolir.
Q: Bisa isolir manual (bukan via cron)? A: Bisa. Edit pelanggan → status: Isolated → save. Berguna untuk kasus khusus (mis. pelanggan abuse, dispute).
Q: Apakah pelanggan terisolir tetap dihitung di MRR? A: Tergantung definisi. Default: TIDAK (Isolated = belum bayar, jangan masuk MRR sampai bayar). Setting di Settings → Report Definitions.
Q: Apa beda Isolir Otomatis vs Suspend Manual? A:
- Isolir Otomatis: by sistem, karena overdue. Auto-reaktivasi setelah bayar.
- Suspend Manual: by admin, alasan personal pelanggan (mis. pergi keluar negeri 3 bulan). Tidak auto-reaktivasi — admin harus aktifkan manual saat pelanggan kembali.
Detail: Status Pelanggan