Lewati ke isi

Tambah Pelanggan PPPoE

PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) adalah cara paling umum koneksi internet rumahan. Pelanggan dapat username + password unik, modem mereka inject ke MikroTik Anda → dapat IP & akses internet.

Persyaratan Sebelum Tambah Pelanggan

  • ✅ Router MikroTik Connected di TB Radius — lihat Hubungkan Router
  • ✅ RADIUS aktif di router — lihat Setup RADIUS
  • ✅ Paket internet sudah dibuat — minimal 1 paket
  • ✅ Detail pelanggan: nama, nomor HP, alamat, paket yang dipilih
  • ✅ IP pool sudah ter-config di MikroTik (untuk allocate IP ke pelanggan)

Apa yang Disiapkan Sebelum Onboarding

Item Penjelasan
Username Unique identifier pelanggan. Biasanya format nomor_pelanggan atau nama-blok. Contoh: 12345, budi-blokA, rumah-021
Password Auto-generate strong password (rekomendasi) atau set custom
Paket Pilih paket internet (10 Mbps, 20 Mbps, dll) — define bandwidth limit
Profile MikroTik Auto-assigned berdasarkan paket. Define pool IP, rate limit, dll
Jatuh Tempo Tanggal pelanggan harus bayar tiap bulan (default tanggal mulai berlangganan)
Modem Optional — link ke modem fisik di lokasi pelanggan (untuk fitur GenieACS)

Komponen Pelanggan PPPoE

1. Profile Pelanggan (Identity)

Data identitas yang tampil di portal & invoice:

  • Nama lengkap
  • Nomor HP / WhatsApp
  • Email (opsional, untuk reset password & notif)
  • Alamat instalasi
  • Catatan (mis. blok rumah, RT/RW, patokan jalan)

2. Akun Internet (PPPoE Credentials)

Kredensial yang dipakai modem untuk konek:

  • Username (unique per tenant)
  • Password (strong, auto-gen recommended)
  • Paket yang dipilih
  • Status: active / suspended / isolated

3. Status Layanan

Tracking lifecycle pelanggan:

  • Trial — bulan pertama gratis (opsional)
  • Active — bayar tepat waktu, internet jalan
  • Overdue — telat bayar (grace period, masih jalan)
  • Isolir — telat bayar > grace period, internet putus
  • Terminated — berhenti berlangganan permanen

Detail lengkap: Status Pelanggan

Langkah Tambah Pelanggan

  1. Buka menu Pelanggan → PPPoE
  2. Klik tombol "+ Tambah Pelanggan" atau "+ New"
  3. Isi form:
  4. Username PPPoE (unique)
  5. Password (auto-generate atau custom)
  6. Nama Lengkap
  7. Nomor HP
  8. Email (opsional)
  9. Alamat
  10. Paket (pilih dari dropdown)
  11. Tanggal Mulai (auto = hari ini)
  12. Tanggal Jatuh Tempo (auto = 1 bulan dari mulai)
  13. Klik Simpan

Setelah simpan:

  • ✅ Akun otomatis di-sync ke FreeRADIUS
  • ✅ Invoice pertama bisa di-generate
  • ✅ Pelanggan terima WhatsApp dengan kredensial PPPoE (kalau template "Welcome" aktif)

Setup di Modem Pelanggan

Setelah akun dibuat, teknisi setup modem di lokasi pelanggan:

  1. Login ke modem (Huawei, ZTE, dll) via WebFig
  2. Set WAN mode = PPPoE
  3. Masukkan username + password yang dibuat tadi
  4. Save & connect
  5. Tunggu 30 detik → modem connect → pelanggan online ✅

Test:

  • Ping ke 8.8.8.8 dari device pelanggan
  • Buka web (google.com)
  • Cek di TB Radius dashboard: sesi pelanggan harus Online dengan IP allocated

Best Practices

Naming convention username

Pakai format konsisten supaya gampang search/sort:

  • nomor_pelanggan (12345) — paling clean
  • inisial-nomor (an-12345) — kombinasi
  • area-nomor (blokA-001) — untuk multi-area

Hindari spasi, karakter khusus, atau username yang mengandung password.

Strong password auto-gen

Pakai password 12+ karakter random. Modem nyimpan, pelanggan tidak perlu remember.

Jangan pakai password lemah seperti:

  • Tahun lahir / nomor HP pelanggan
  • 12345, password, qwerty
  • Username = password

Risiko: ada yang nebak → curi koneksi.

Test login dulu sebelum tinggal lokasi

Setelah teknisi setup modem, wajib test:

  1. Modem connect (lampu/LED indicator)
  2. Pelanggan bisa akses internet
  3. Speed test (rapi) — sesuai paket yang dijual
  4. Foto modem & label nomor pelanggan untuk dokumentasi

Jangan tinggal lokasi sebelum konfirmasi semua jalan.

Konflik dengan secret lokal

Kalau MikroTik masih punya /ppp secret lama (sebelum RADIUS), bisa konflik. Pastikan:

  • Cleanup local secrets setelah migrate ke RADIUS, ATAU
  • Username RADIUS berbeda dengan username secret lokal

Local secret di-prioritize MikroTik dibanding RADIUS kalau keduanya ada.

Jangan hard-delete pelanggan aktif

Untuk customer historical record, suspend / terminate lebih aman daripada hapus. Hard delete akan hilangkan:

  • Riwayat tagihan
  • Riwayat pembayaran
  • Audit log

Setelah > 1 tahun terminated, baru pertimbangkan hard delete (kalau perlu).

Troubleshooting

Pelanggan tidak bisa konek setelah daftar

Cek satu per satu:

  1. Username/password benar di modem? Coba copy-paste, hindari typo
  2. Akun di TB Radius status Active? Kalau Suspended/Isolated, aktifkan
  3. RADIUS aktif di MikroTik? Cek dashboard router → status RADIUS
  4. Paket compatible dengan profile MikroTik? Beberapa profile mungkin tidak exist di MikroTik
  5. MikroTik bisa reach RADIUS? Cek /log print where topics~"radius" di MikroTik
Sesi muncul "Connected" tapi internet lambat
  • Throttling: cek bandwidth limit di profile MikroTik — apakah sesuai paket?
  • PCQ atau Queue Tree salah config: cek queue setting
  • Kontensi backbone: terlalu banyak pelanggan online sekaligus, bandwidth backbone Anda terbatas
  • Speed test ke server jauh: test dengan server domestik (id-speedtest.net) untuk eliminate latensi internasional
Duplicate username — sistem reject

Username PPPoE harus unique per tenant. Pilih username lain. Untuk hindari konflik:

  • Pakai prefix nomor pelanggan (mis. 12345-budi)
  • Atau format ID + sequence
Lupa password pelanggan (kasus retensi)

Pelanggan ganti modem, lupa password PPPoE. Solusi:

  1. Login ke dashboard tenant
  2. Buka pelanggan tersebut
  3. Klik "Reset Password" atau view password (kalau plain-text storage)
  4. Kirim kembali via WhatsApp (jangan SMS)
Bulk import dari Excel/CSV

Untuk import banyak pelanggan sekaligus (migrasi dari sistem lama):

  1. Buka menu Pelanggan → Import
  2. Download template CSV
  3. Isi sesuai kolom (username, password, nama, paket, dll)
  4. Upload file
  5. Review hasil import — pastikan tidak ada error

Limit: tergantung paket, biasanya 100-500 row sekali import.

FAQ

Q: Berapa max pelanggan PPPoE per tenant? A: Tergantung paket:

  • Trial: 50 akun
  • Basic: 200 akun
  • Pro: 1.000 akun
  • Enterprise: Unlimited

Cek paket Anda di Settings → Paket Tenant.

Q: Bisa assign 1 pelanggan ke multiple paket? A: Tidak. 1 akun PPPoE = 1 paket aktif. Untuk pelanggan dengan multi-koneksi (mis. rumah + kantor), buat 2 akun PPPoE terpisah.

Q: Bisa atur masa aktif PPPoE (mis. prepaid 30 hari)? A: Bisa. Set mode prepaid di pelanggan — masa aktif terbatas, otomatis isolir saat habis sampai bayar paket berikutnya.

Q: Bedanya PPPoE postpaid vs prepaid? A:

  • Postpaid: pelanggan pakai dulu, bayar di akhir bulan (mirip pasca-bayar HP)
  • Prepaid: pelanggan bayar di awal, dapat masa aktif (mirip pulsa). Habis = isolir sampai top-up

Anda bisa offer keduanya untuk segmen berbeda.