Edit & Hapus Pelanggan¶
Setelah pelanggan onboard, Anda akan sering perlu edit (ganti paket, update kontak) atau dalam beberapa kasus hapus (pindah, terminasi permanen). Halaman ini bahas cara aman lakukan keduanya.
Edit Pelanggan¶
Apa yang Bisa Diedit?¶
| Field | Bisa Edit? | Catatan |
|---|---|---|
| Nama lengkap | ✅ | Bebas |
| Nomor HP / WhatsApp | ✅ | Pastikan pelanggan tetap reachable |
| ✅ | Untuk reset password & notif | |
| Alamat | ✅ | Untuk catatan operasional |
| Catatan / notes | ✅ | Internal, tidak tampil ke pelanggan |
| Username PPPoE/Hotspot | ⚠️ Bisa, tapi jangan | Akan break setup di modem pelanggan |
| Password | ✅ | Tersinkronisasi otomatis ke RADIUS |
| Paket Internet | ✅ | Bisa upgrade/downgrade — bandwidth langsung berlaku |
| Tanggal Jatuh Tempo | ✅ | Hati-hati — pengaruhi siklus tagihan |
| Modem terlink | ✅ | Bisa swap kalau pelanggan ganti modem |
| Status | ✅ | Active / Suspended / Isolated / Terminated |
Langkah Edit¶
- Menu Pelanggan → PPPoE (atau Hotspot)
- Cari pelanggan (via search atau filter)
- Klik nama pelanggan / tombol Edit
- Update field yang diinginkan
- Klik Simpan
Perubahan biasanya berlaku langsung — RADIUS sync otomatis.
Use Case Edit Umum¶
1. Ganti Paket (Upgrade / Downgrade)¶
Pelanggan request upgrade dari 10 Mbps ke 20 Mbps:
- Edit pelanggan → ganti paket di dropdown
- Save
- Bandwidth limit baru langsung berlaku (tidak perlu pelanggan reconnect)
- Invoice berikutnya akan pakai harga paket baru
Pro-rate billing
Kalau ganti paket di tengah siklus billing, pertimbangkan:
- Effective immediately + adjust invoice: charge selisih pro-rated untuk sisa hari
- Effective next cycle: paket baru mulai bulan depan
Configure di Settings → Billing Rules → Upgrade Policy
2. Update Kontak¶
Pelanggan ganti nomor HP:
- Edit → ganti nomor
- Konfirmasi via WA ke nomor baru sebelum save (test reachable)
- Save
- Reminder/notifikasi otomatis pakai nomor baru
3. Reset Password¶
Pelanggan lupa password PPPoE / modem rusak butuh re-config:
- Edit pelanggan → klik Reset Password
- Pilih: auto-generate atau set manual
- Kirim password baru via WA (jangan SMS — bisa intercepted)
- Pelanggan / teknisi set di modem
4. Pindah Modem¶
Pelanggan ganti modem baru:
- Edit pelanggan → tab Modem
- Klik "Unlink modem lama" (jika sebelumnya ada)
- Klik "Pair modem baru" dari list GenieACS
- Save
Suspend / Aktivasi¶
Suspend beda dengan Hapus — akun masih ada di DB, hanya koneksi diputus.
Suspend Manual¶
- Edit pelanggan → ubah Status: Active → Suspended
- Save
- RADIUS revoke akun → sesi aktif di-disconnect via PoD
- Pelanggan tidak bisa login lagi
Reaktivasi¶
- Edit → ubah Status: Suspended → Active
- Save
- Pelanggan bisa langsung connect lagi
Bedakan Suspend vs Isolir
- Suspend: manual oleh admin (mis. pelanggan request berhenti sementara, alasan personal)
- Isolir: otomatis oleh sistem (akibat telat bayar — biasanya auto saat overdue grace period habis)
Detail lengkap: Status Pelanggan
Hapus Pelanggan¶
Soft Delete vs Hard Delete¶
| Tipe | Aksi | Recovery |
|---|---|---|
| Soft Delete (Terminate) | Status diubah jadi Terminated, data tetap di DB |
Bisa restore kapan saja |
| Hard Delete | Row dihapus permanen dari DB | Tidak bisa di-recover — data hilang permanen |
Sangat disarankan pakai Soft Delete dulu, hard delete hanya untuk cleanup data > 1 tahun terminated.
Cara Soft Delete (Terminate)¶
- Edit pelanggan → ubah Status: Terminated
- Save
- Akun di-revoke dari RADIUS
- Data pelanggan tetap di dashboard (tampil dengan badge "Terminated")
- Riwayat tagihan & pembayaran tetap ada untuk audit
Cara Hard Delete¶
- Buka pelanggan dengan status Terminated
- Klik tombol "Hapus Permanen" (warna merah, butuh konfirmasi 2x)
- Konfirmasi → row dihapus
- Riwayat tagihan & pembayaran ikut hilang (kecuali ada referensi ke invoice yang masih aktif)
Hard Delete tidak reversible
Setelah hard delete:
- ❌ Tidak bisa restore
- ❌ Audit trail hilang
- ❌ Kalau auditor bertanya soal pelanggan tertentu, tidak ada data
Pakai hard delete hanya kalau benar-benar yakin dan setelah 1+ tahun terminated.
Bulk Operations¶
Untuk kelola banyak pelanggan sekaligus:
Bulk Status Change¶
Mis. semua pelanggan area tertentu di-suspend karena maintenance:
- Menu Pelanggan → filter by area/paket
- Centang multiple pelanggan
- Action dropdown: Bulk Suspend / Bulk Activate / Bulk Isolate
- Konfirmasi → status update massal
Bulk Edit Paket¶
Mis. semua pelanggan "Paket 10 Mbps Lama" mau di-migrate ke "Paket 10 Mbps Baru":
- Filter pelanggan by paket lama
- Centang semua
- Action: Change Package
- Pilih paket tujuan
- Save
Best Practices¶
Komunikasi sebelum suspend/terminate
Selalu kirim WA ke pelanggan sebelum suspend atau terminate. Beri opsi:
- Bayar tagihan tertunggak
- Pindah paket lebih murah
- Jeda sementara (suspend bulanan kosong)
Hindari "ghost terminate" tanpa pemberitahuan — risiko komplain & reputasi.
Catat alasan terminate
Saat terminate, tulis di catatan: alasan (pindah rumah, beralih provider lain, dll). Berguna untuk:
- Laporan churn analysis
- Win-back campaign (kalau alasan bisa diaddress)
- Audit & legal
Hindari edit username PPPoE
Username PPPoE tied ke setup modem pelanggan. Ganti = pelanggan disconnect sampai re-config modem.
Kalau wajib ganti (mis. konflik nama):
- Inform pelanggan dulu
- Schedule maintenance window
- Edit username
- Teknisi / pelanggan re-config modem
Jangan ganti username "diam-diam" tanpa pemberitahuan.
Backup sebelum bulk delete
Sebelum bulk delete > 50 pelanggan, export data ke CSV/Excel dulu (menu Pelanggan → Export). Backup safety net.
Troubleshooting¶
Edit save tapi data tidak update di sesi aktif
- Bandwidth limit baru: berlaku di sesi berikutnya. Untuk apply ke sesi aktif, butuh disconnect (PoD) lalu pelanggan reconnect
- Password baru: berlaku saat re-auth. Sesi aktif tidak terputus, tapi reconnect berikutnya pakai password baru
- Status Suspended: PoD harus jalan untuk putus sesi aktif. Cek log RADIUS
Soft delete tapi pelanggan masih bisa login
Cek:
- Status memang Terminated? (refresh halaman)
- RADIUS sync sukses? Cek log sync di dashboard
- MikroTik masih punya
/ppp secretlocal untuk username ini? Hapus local secret
Hard delete: "Cannot delete — has active invoice"
Pelanggan masih punya invoice yang belum lunas atau belum tutup buku. Solusi:
- Lunasi/hapus invoice yang masih aktif dulu, ATAU
- Tutup buku invoice (tandai sebagai uncollectible / write-off)
- Lalu hard delete bisa proceed
Bulk operation gagal di tengah
Kalau bulk action timeout/error (mis. 200 pelanggan), kemungkinan:
- Server timeout — split jadi batch lebih kecil (50 per batch)
- DB lock — coba ulang setelah 1 menit
- Cek log error di dashboard untuk detail
FAQ¶
Q: Bisa restore pelanggan yang sudah hard delete? A: Tidak, kecuali Anda punya backup database. Itu sebabnya hard delete sangat tidak direkomendasikan untuk operasional harian.
Q: Setelah terminate, data berapa lama disimpan? A: Selama Anda tidak hard delete, data selamanya di DB. Audit-friendly, tapi DB ukurannya tumbuh. Pertimbangkan archive cron kalau > 5 tahun.
Q: Pelanggan terminate tapi mau bergabung lagi (re-subscribe)? A: 2 opsi:
- Reaktivasi: ubah status Terminated → Active (data lama dipakai lagi)
- Daftar baru: bikin akun baru (riwayat lama tidak tersambung)
Saran: pakai reaktivasi kalau pelanggan kembali < 6 bulan, daftar baru kalau > 6 bulan.
Q: Bisa export semua data pelanggan? A: Bisa. Pelanggan → Export → CSV/Excel. Backup berkala (mingguan/bulanan) sebagai disaster recovery.
Q: Edit massal tagihan pelanggan (mis. diskon promo)? A: Bisa via menu Invoice → Bulk Discount. Tidak edit pelanggan langsung, tapi adjust invoice mereka. Lihat: Pembayaran Manual.